Hanura 2012: Jibakui Reputasi Partai Terbersih

Memasuki tahun ke-6 eksistensi Partai Hanura, Lembaga Survey Nasional membeberkan hasil temuan mereka tentang partai pengusung Capres Wiranto ini sebagai partai terbersih dari korupsi. Reputasi yang patut dipertahankan.

Survei tersebut dirilis 16 Oktober 2012. Survei menunjukkan bahwa partai yang dipersepsikan publik paling bersih adalah Partai Hanura. Hanya 0,1 persen responden yang menilai Partai Hanura pernah terlibat kasus korupsi.

Selain itu, jika pemilihan umum dilaksanakan pada hari itu, Partai Hanura memperoleh tingkat elektabilitas yang cukup signifikan. Sebanyak 5,6 persen publik mengaku akan memilih Partai Hanura. Dengan elektabilitas sebesar itu, berarti Partai Hanura telah merangkak naik mengungguli semua partai Islam yang ada di Senayan, yaitu PKS, PAN, PKB, dan PPP.

Tren Korupsi 2012

Seperti diketahui khalayak luas, aparat penegak hukum di negeri ini belum dapat melenggang nyaman, menjalankan tugas pemberantasan korupsi. Di sana-sini masih ditemukan rintangan yang bukan main beratnya, hingga isu pembubaran KPK pun sempat ramai dibicarakan. Sungguh bukan kabar yang sedap didengar bila institusi tertinggi yang memiliki kewenangan melakukan pemberantasan korupsi saja tidak lagi kredibel menjalankan tugas.

Nalar dari situasi ini sangatlah sederhana. Kongkalikong birokrasi, politisi, dan pemodal memang bukan isapan jempol. Kekuatan mereka juga solid, bahkan hampir tidak dapat ditembus. Apa jadinya negeri ini bila hanya dikuasai oleh satu-dua penggila kekuasaan dan pemboros anggaran negara yang serakah?

Pertarungan menjadi semakin tampak setelah faktanya, banyak pejabat yang kemudian dijadikan tersangka, meski dengan tekanan luar biasa. Publik sampai bosan mendengar atau melihat ulasan korupsi di media. Tidak kalah desing dari isu gosip selebritis, korupsi menempati rating pembicaraan wahid.

Korupsi seperti tidak ada habisnya. Terus berlangsung dengan kecepatan yang semakin mengerikan. Satu kasus dua kasus terpecahkan. Tapi deretan kasus menyusul, buntu tak tertembus. Barikade politiknya luar biasa. Sebuah fenomena kenegaraan Indonesia yang silang-sengkarut, entah sampai kapan.

Hanura dan Partai Terbersih

Hasil survey LSN tentang Partai Hanura sebagai partai terbersih memang bisa saja diragukan. Wajar saja, sebab lusinan lembaga survei bergerak bebas di alam demokrasi yang seperti selalu membutuhkan legitimasi angka, meski mungkin, tingkat validitasnya masih diragukan. Ada yang senang mendengarnya, ada pula sebaliknya. Semua itu bak bungkus warna-warni dinamika perpolitikan Indonesia.

Namun demikian, verifikasi fakta dapat dilakukan. Benarkah Partai Hanura adalah partai terbersih? Bila ya, apa yang harus dilakukan selanjutnya?

Seperti disampaikan Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, bahwa Hanura memang mengusung komitmen, Hanura Tak Kan Khianat; Hidup Mati Untuk Rakyat.

Tergantung pemaknaan. Kalau pesan moral ini dimaknai sekadar diplomasi untuk meraih simpati rakyat, reputasi partai terbersih jelas tidak ada artinya. Namun bila seruan tersebut diartikan sebagai spirit positif untuk berbuat lebih baik di masa depan, Partai Hanura akan mendapat tempat yang sesungguhnya di hati rakyat, bukan hanya lembaga survei atau media massa.

Korupsi memang bukan satu-satunya hal krusial di Indonesia. Masih banyak persoalan besar yang belum terselesaikan. Tapi setidaknya, upaya perlombaan semua kekuatan politik untuk bersih dalam berpolitik atau berkuasa akan memberi dampak signifikan pada tingkat kepercayaan publik pada mesin politik, terutama Partai Politik seperti Hanura.

 

Recommended For You

About the Author: Arif Giyanto

Menulis freelance di berbagai media, cetak dan online. Concern pada isu kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi. Pegiat agribisnis dan ekonomi sektor informal. Bertempat tinggal di Yogyakarta.