Hanura Ajukan 560 Bacaleg ke KPU

hanuraMenjelang Pemilu Legislatif 2014, Partai Hanura telah menyerahkan daftar calon sementara (DCS) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) tepat pada hari kartini, Minggu (21/4). Setelah melalui proses seleksi yang ketat Partai Hanura berhasil mengantongi 560 bakal calon legislatif. Jumlah tersebut berasal dari 1.656 orang yang terdaftar.

Dengan jumlah ini, Partai Hanura menunjukkan kemampuanya untuk memaksimalkan 100 persen ketersediaan kursi di DPR. Seperti dilansir rakyat merdeka online, Ketua KPU, Husni Kamil Manik, mengaku, setidaknya ada empat partai politik yang tidak memanfaatkan 100 persen ketersediaan kursi tersebut.

Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto. Mengaku tidak kesulitan untuk menjaring bacaleg. “Kalau 2009 kesulitan mencari bacaleg sekarang kesulitan menyeleksi”. Ungkapnya kepada Rakyat merdeka online, Selasa (23/4).

Dari 560 bacaleg Partai Hanura terdiri dari 361 bacaleg laki-laki dan 199 bacaleg perempuan. Dengan angka itu, Wiranto yakin Partai Hanura mampu memenuhi syarat keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen. Jumlah bacaleg Partai Hanura berasal dari gabungan partai koalisi dan ditambah 17 kader Partai Hanura yang sebelumnya sudah menjadi anggota DPR RI.

Dominasi Kaum Muda

Hanura mengutamakan kaum muda untuk tampil diajang pentas politik 2014. Dari jumlah bacaleg Partai Hanura 50 persenya terdiri dari kaum muda. Usia berkisar 21 tahun hingga 50 tahun. “DCS Partai Hanura mayoritas masuk kategori kaum muda”.  Kata Wiranto seperti dikutip jurnalparlemen, Minggu (21/4).

Wiranto mengaku, masa depan negeri ini akan dimiliki kaum muda. Untuk itu, Ketua Umum Partai Hanura ini menganjurkan kaum muda untuk maju. Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Saleh Husin, mengaku Partai Hanura kebanjiran kader muda yang berminat menjadi anggota legislatif. “Banyak kalangan muda yang masuk Hanura, setelah bergabungya Hary Tanoe. Ungkapnya kepada lensa Indonesia, Sabtu (13/4).

Mayoritas Berpendidikan Magister

Demi memberikan perubahan bagi bangsa dan negara, Partai Hanura memilki kualifikasi tersendiri untuk menyeleksi calon anggota legislatifnya. Salah satu yang menjadi standar itu adalah jenjang pendidikan bacaleg.

Partai Hanura memposisikan kualitas bacaleg jauh di atas kuantitas. Hal itu dibuktikan dengan hasil seleksi yang diperoleh, 560 dari 1.656 orang yang terdaftar.

Dilihat dari tingkat pendidikannya, bacaleg Partai Hanura dipenuhi oleh bacaleg dengan jenjang pendidikan sarjana. Bacaleg yang berijazah SMA hanya 10 persen sementara sisanya berijazah S1,S2,S3, D3 dan D4. “Mayoritas bacaleg Partai Hanura berpendidikan Magister (S2), dengan demikian, bila dilihat dari latar belakang pendidikan, ada peningkatan kualitas dari tahun sebelumnya.” Jelas Wiranto, seperti dilansir rakyat merdeka online, Selasa (23/4).

Meskipun DCS Partai Hanura berkomposisi beragam, Partai Hanura tetap memberikan kesempatan yang sama kepada setiap Kadernya. “Setelah menjadi bacaleg kami tidak akan membedakan dari mana asal mereka dan apa basis mereka sebelumnya. Jelas Wiranto, kepada rakyat merdeka online.

 

 

Recommended For You

About the Author: Astama Izqi Winata