Safari Ramadhan Hanura: Mendesaknya Perbaikan Akhlak dan Moral Bangsa

Wiranto dan Hary Tanoe/ANTARA FOTO
Wiranto dan Hary Tanoe/ANTARA FOTO

Korupsi gila-gilaan pasca-Reformasi ini merupakan warisan Orde Baru. Dalam tulisan berjudul ‘Anak Harto’ (Kompas, 27/7/2013), Budiarto Shambazy menulis, yang membedakan korupsi pada masa Orde Baru dengan yang sekarang ini hanya soal metode dan jumlahnya. Kualitas korupsinya tetap sama. Bahkan lebih berkualitas korupsi saat ini.

Di zaman Orde Baru, korupsi terjadi di bawah meja, di era pasca-Reformasi sampai meja-mejanya diangkut sekalian, alias dikorupsi habis hingga tak bersisa. Korupsi yang semakin meningkat kuantitas dan kualitasnya, menunjukkan adanya degradasi moral bangsa di negeri yang jumlah kontingen hajinya terbesar di dunia ini.

Degradasi akhlak dan moral bangsa sekarang ini, mendesak untuk segera diperbaiki bersama-sama. Menurut Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, Nuzulul Quran seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki akhlak setiap manusia.

“Khusus bagi kader Hanura agar tetap bersih, santun, dan menjaga hati nurani seperti nama partainya,” katanya di sela-sela acara Buka Puasa Bersama dan peringatan Nuzulul Quran di Jakarta, Senin (29/07/2013), sebagaimana dikutip dari mjppn.com, Selasa (30/7/2013).

Menurut calon presiden dari Hanura itu, sudah waktunya akhlak dan moral bangsa yang kian terpuruk diperbaiki. Karenanya Wiranto mengajak seluruh komponen bangsa termasuk calon kompetitornya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang dapat lebih berbuat kebaikan untuk Indonesia ke depan.

“Kita melakukan sesuatu yang baik yang diajarkan oleh agama kita masing-masing. Terutama calon pemimpinnya untuk mengamalkan,” jelas capres yang berpasangan dengan pengusaha Hary Tanoesoedibjo itu.

Kegiatan agama yang digelar di Gedung Serba Guna, Senayan, itu merupakan rangkaian Safari Ramadhan Hanura 2013. Sebelumnya Wiranto juga bersafari Ramadhan ke Jawa Timur dan Yogyakarta.

Dalam acara kali ini, Hanura juga menggelar kegiatan sosial, mengadakan buka puasa bersama, sekaligus memberikan santuan bagi anak yatim piatu.

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura, Hary Tanoesoedibjo yang hadir dalam acara itu secara simbolis menyerahkan ambulans dan layanan kesehatan gratis kepada DPD Hanura untuk dimanfaatkan masyarakat luas.

“Kita berikan kepada para konstituen dan masyarakat, membagikan ambulan gratis, agar bisa dipakai masyarakat yang tidak mampu,” katanya.

Bos MNC Group itu menambahkan, Hanura juga memberikan 400 bingkisan sembako untuk kaum dhuafa dan anak yatim piatu.

“Pembagian sembako, pengobatan dan layanan kesehatan gratis ini sudah menjadi agenda rutin,” pungkas Hary Tanoe.

Recommended For You

About the Author: Bonnie Eko Bani

Mahasiswa yang mencurahkan tulisannya di beberapa media