Hanura, Messi, dan Angka 10

Ketua Bapilu Partai Hanura, Harry Tanoe dalam sesi foto bersama dalam pembekalan Caleg Hanura di Pekanbaru/riaupos.co
Ketua Bapilu Partai Hanura, Harry Tanoe dalam sesi foto bersama dalam pembekalan Caleg Hanura di Pekanbaru/riaupos.co

Bagi penggemar sepakbola, adalah hal tabu bila tidak mengenal Lionel Messi. Pemain yang dijuluki La Pulga (Si Kutu) oleh para awak media itu didapuk sebagai pemain terbaik dunia empat kali berturut-turut, dari tahun 2009 hingga 2012. Sebut saja, pemain FC Barcelona tersebut the best of the best dalam permainan sepakbola di lapangan dan ihwal mencetak gol.

Semua pesepakbola segan dan hormat pada Messi. Maka tidak heran bila Messi diberi kaos nomor 10 oleh klub asal Provinsi Catalan ini. Ya, nomor 10 adalah nomor khusus bagi pesepakbola terbaik di klub mana pun.

Analogi nomor 10 yang terbaik itulah yang digunakan Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Wiranto untuk menyemangati calon anggota legislatif (caleg) asal Hanura di provinsi, kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Dikutip dari www.sindonews.com, Senin (9/9/2013), capres Hanura, Wiranto mengatakan, “Nomor 10 itu merupakan nomor punggung pemain terbaik dunia bernama Messi. Bagaimana dengan Partai Hanura yang juga nomor 10, merupakan partai terbaik untuk hati nurani rakyat,” katanya disambut riuh tepuk tangan di Hotel Inna Muara Padang, Senin (9/9/2013).

Ditambahkan, Wiranto mengaku, 10 parpol yang tidak lolos seleksi dari KPU bergabung dengan Partai Hanura.

“Saat ini saya mengklarifikasi, Hanura bukan partai transaksi dan bukan jual beli. Kalau ada anggapan seperti itu tanggapan orang bodoh,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Bapilu Hanura, sekaligus cawapres Hanura, Hary Tanoesoedibjo, mengatakan, untuk pemenangan pemilu nanti dibutuhkan kerja keras.

“Kami tadi dari Bali langsung ke Sumatera Barat. Ini tujuan kami untuk memenangkan Pemilu 2014. Jadi para caleg harus diberikan pembekalan Pemilu. Jadi rugilah mereka yang tidak datang,” ujarnya.

Recommended For You

About the Author: Bonnie Eko Bani

Mahasiswa yang mencurahkan tulisannya di beberapa media