Jurus Hary Tanoesoedibjo Tumbuhkan Ekonomi Indonesia

Cawapres Hanura Hary Tanoesoedibjo/bisnis.news.viva.co.id
Cawapres Hanura Hary Tanoesoedibjo/bisnis.news.viva.co.id

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS kembali terpuruk di pasar spot hari ini, Kamis (5/9/2013), bahkan sudah menembus level 11.500. Pukul 09.10 rupiah berada di posisi Rp 11.503 per dollar AS melorot 0,81 persen dibanding penutupan kemarin pada Rp 11.411 per dollar AS.

Masih banyaknya sentimen negatif membuat rupiah loyo. Analis Trust Securities, Reza Priyambada mengatakan, adanya rilis membaiknya data-data manufaktur dan construction spending AS menimbulkan persepsi bahwa tappering off stimulus The Fed pasti akan terjadi sehingga membuat pasokan dollar AS berkurang dan berimbas pada naiknya nilai tukar dollar AS.

Dilansir dari KOMPAS.com Kamis (5/9/2013), Chief Executive Officer (CEO) MNC, Group Hary Tanoesoedibjo memiliki cara tersendiri untuk membereskan pelemahan rupiah ini. Di antara sekian cara yang dia punya, salah satunya berkaitan dengan pemilikan rupiah yang trennya masih memperlihatkan pelemahan terhadap dollar AS.

“Saya itu tidak punya dollar AS, tapi rupiah banyak. Saya ingin Indonesia tumbuh, makanya saya gemas kalau dollar AS naik,” kata Hary selepas acara ulang tahun MNC Business Channel di MNC Tower Jakarta, Rabu (28/8/2013) malam. Dia mempersilakan publik melihat laporan keuangan PT Global Mediacom Tbk (BMTR) untuk mengecek klaim kepemilikan mata uangnya.

Dalam kesempatan itu, Hary menyebutkan aset kas perusahaannya adalah rupiah senilai Rp 4 triliun dan tak ada yang berupa dollar AS. Dia berpendapat, kepemilikan aset kas berupa dollar AS hanya menguntungkan spekulan, sementara ekonomi dalam negeri akan rusak.

“Kalau ingin rupiah menguat, jangan cuma diimbau (pengusaha untuk melepas dollar AS), tapi buat aturan jelas dan tegas. Ini adalah tugas pemerintah,” tegas Hary.

Dia pun menambahkan persoalan-persoalan semacam ini merupakan salah satu alasan dia memilih menceburkan diri ke dunia politik.

Hary menambahkan, bergabungnya ia ke Partai Hanura, salah satu misinya adalah membereskan pelemahan rupiah terhadap dollar AS sekaligus menumbuhkan ekonomi Indonesia.

“Kalau saya jadi (Wakil Presiden), saya akan bereskan (pelemahan rupiah ini),” pungkas Hary yang menjadi pasangan Wiranto sebagai cawapres pada Pemilihan Presiden 2014.

Recommended For You

About the Author: Bonnie Eko Bani

Mahasiswa yang mencurahkan tulisannya di beberapa media