Hanura Progresif, Dubes Prancis Kunjungi Wiranto

PROGRESIF - Wiranto saat menerima kunjungan dari Dubes Prancis, Kamis (16/1/2014). (Foto: sindonews.com)
PROGRESIF – Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, menerima kunjungan Dubes Prancis, Kamis (16/1/2014). (Foto: sindonews.com)

Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Corinne Breuze , menyambangi Kantor DPP Partai Hanura, Kamis, (16/1/2014). Bertemu Wiranto, Breuze banyak bertanya soal perkembangan politik di Indonesia.

Geliat Hanura sepertinya mengundang perhatian Breuze. Dalam kesempatannya berkunjung ke Kantor DPP Partai Hanura, Breuze mendengarkan langsung perkembangan politik di Indonesia dari sang Ketua Umum, Wiranto.

“Sebagian besar dari mereka datang untuk melihat langsung dan mendengarkan penjelasan mengenai perkembangan Partai Hanura, yang dinilai menarik oleh mereka,” kata Wiranto seperti dilansir Sindonews.com, Kamis (16/1/2014).

Dubes Prancis menilai pertumbuhan Hanura tergolong cepat sebagai partai baru. Hanura mampu bersaing bahkan menyejajarkan diri dengan partai politik yang telah mapan sebelumnya.

“Mereka ingin mengetahui apa yang dilakukan oleh Partai Hanura sehingga mampu untuk mendapatkan simpati seperti itu dengan jangka waktu relatif cepat,” ujar Wiranto.

Dalam pertemuan tersebut, Breuze didampingi Sekretaris Pertama Jean-Louis Bertrand. Sedangkan Wiranto didampingi Ketua Badiklat DPP Partai Hanura Prof Dr Bambang Soemarsono dan Caleg DPR RI Partai Hanura, Dapil III DKI Jakarta, Karna Brata Lesmana.

Prioritas Hanura

Wiranto mengungkapkan, Dubes Prancis telah menanyakan banyak hal. Seperti apa yang menjadi fokus Hanura jika mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin negara dan prioritas apa yang bisa dilakukan.

“Mereka juga menanyakan bagaimana konspirasi politik yang terjadi saat ini menjelang pemilihan presiden dan wakil presiden. Tentu kami berusaha memberikan info yang sebesar-besarnya dan menjelaskan sejauh yang bisa kami jelaskan,” jelas Wiranto.

Dalam penjelasannya, Wiranto menuturkan, Partai Hanura didirikan karena adanya masalah moralitas, di antaranya korupsi dan penegakan hukum di Indonesia, yang diciderai ulah para penegak hukum dan lainnya.

Ini bukan pertama kali Hanura menerima kunjungan dari pihak asing. Sebelumnya, Partai Hanura juga telah menerima tak kurang enam Dubes lainn, seperti Australia, Belanda, Jepang, Korea, dan China. Pertemuan dengan berbagai Dubes tersebut melahirkan beberapa kerja sama.

“Salah satunya dengan China dan Korea yang telah terjalin kesepakatan melakukan kegiatan bersama dalam waktu dekat ini,” pungkas Wiranto. **

Recommended For You

About the Author: Arif Giyanto

Menulis freelance di berbagai media, cetak dan online. Concern pada isu kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi. Pegiat agribisnis dan ekonomi sektor informal. Bertempat tinggal di Yogyakarta.