Hanura Respons Erupsi Sinabung dan Banjir DKI

HANURA PEDULI – Posko Gema Hanura di kawasan Cawang, Jakarta Timur dan sekitarnya, setahun lalu. Tahun ini, Hanura juga memberikan bantuan kepada korban banjjir DKI. (Foto: Okezone)
HANURA PEDULI – Posko Gema Hanura di kawasan Cawang, Jakarta Timur dan sekitarnya, setahun lalu. Tahun ini, Hanura juga memberikan bantuan kepada korban banjjir DKI. (Foto: Okezone)

Ketua Fraksi Hanura DPR, Sarifuddin Sudding, mengatakan, bencana Sinabung harus segera ditetapkan menjadi bencana nasional. Hal ini mengingat erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, sudah memasuki bulan keempat.

Dilansir Okezone, Kamis (16/1/2014) Sarifuddin menyebut penderitaan pengungsi semakin berat. Lebih dari 26 ribu orang mengungsi dan 16 orang tewas. Karena itu dibutuhkan penanganan lebih serius melibatkan pemerintah pusat.

“Permintaan bantuan dari pengungsi sudah menunjukkan pemerintah daerah kewalahan menangani bencana Sinabung. Penetapan bencana nasional juga tidak usah menunggu kedatangan Presiden SBY ke Sinabung yang baru direncanakan minggu depan,” katanya.

Dia menyayangkan pernyataan pejabat daerah maupun pusat yang selalu mengatakan bahwa Pemkab Karo masih mampu menangani dampak erupsi.

Sarifuddin mengatakan secara yuridis bencana ini telah memenuhi indikator status bencana sebagaimana ditetapkan UU No. 24 tahun 2007 tentang Penanganan Bencana.

“Lihat faktanya, lihat penderitaan mereka selama lebih dari empat bulan ini. Fakta-fakta di lapangan sudah memenuhi indikator-indikator itu,” tegasnya.

Menurut dia, paling tidak ada dua faktor utama status kebencanaan Sinabung perlu dinaikkan menjadi Nasional. Pertama, jumlah pengungsi dan daerah terdampak makin banyak dan bertambah luas.

Jumlah pengungsi yang bertambah itu terlihat dari data per 8 Januari 2014 yang tercatat sekira 22 ribu jiwa dan pekan ini sudah mencapai 26.088 jiwa, terdiri dari 8.103 kepala keluarga di 34 desa.

Sarifuddin juga menyebut nilai kerugian yang mencapai ratusan miliar rupiah. Dengan logika sederhana, data-data tersebut seharusnya menggerakkan pemerintah pusat untuk turun tangan dan memasukkan dampak erupsi Gunung Sinabung dalam skala prioritas dan darurat.

Bantuan Hanura untuk Korban Banjir DKI

Selain Sinabung, DKI Jakarta juga sedang dilanda bencana banjir. Terkait hal ini Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) telah memberikan bantuan makanan siap saji kepada warga korban banjir di wilayah Jakarta Timur.

Wakil Ketua DPD Partai Hanura Provinsi DKI Jakarta, Abdul Canter mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian atas musibah yang saat ini dialami warga Jakarta.

“Partai Hanura DKI membagikan 2.000 makanan siap saji per harinya untuk korban banjir, makanan siap saji dibagikan dua kali dalam 1 hari ini,” ujar Abdul ditemui di posko siaga Partai Hanura Kampung Pulo, Jakarta Timur, Minggu (19/1/2014) malam.

Dia menambahkan, bantuan bagi korban banjir ini tidak ada sangkut pautnya dengan unsur perpolitikan semata menjelang Pemilu 2014.

“Partai Hanura DKI telah melakukan bentuk kepedulian ini selama lebih kurang tujuh hari beroperasi di bawah posko utama WIN-HT peduli. Hanura DKI dalam pendistribusian bantuan yang ada tidak melihat latar belakang partai politik, ini murni kepedulian Hanura DKI bersama WIN-HT mengingat sesuai dengan motto partai Bersih, Peduli, Tegas kami tidak peduli orang berkata apa yang jelas banyak warga butuh bantuan saat ini,” paparnya.

Menurutnya, tidak perlu menyalahkan pihak manapun terkait musibah banjir yang mengepung sebagian wilayah Jakarta tahun ini.

“Mau keluar dari polemik saling menyalahkan antara elite di DKI akibat banjir Jakarta kali ini, kita hanya menunjukkan kepedulian di tengah masyarakat yang sedang kesusahan itu lebih penting dari pada sibuk saling menyalahkan,” tegasnya.

Hanura kata dia, siap melakukan pelayanan kepada masyarakat yang sedang ditimpa kesulitan. Pihaknya bersama segenap pengurus RW 001 Kelurahan Kampung Melayu terus berkoordinasi dengan posko kepedulian WIN-HT DKI Jakarta untuk membantu para pengungsi yang jumlahnya bertambah.

“Awalnya berjumlah 425 orang dan sekarang bertambah mendekati angka 600 orang di RW 001 Kelurahan Kampung Melayu. Daerah yang terkena banjir cukup parah ada di Kelurahan Cililitan, Bidaracina, Kampung Melayu. Daerah-daerah tersebutlah yang kami support. Harapan kami Partai Hanura semoga bencana ini segera berakhir, dan lebih banyak lagi orang peduli dengan para pengungsi yang ada,” tutupnya. **

Recommended For You

About the Author: Arif Giyanto

Menulis freelance di berbagai media, cetak dan online. Concern pada isu kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi. Pegiat agribisnis dan ekonomi sektor informal. Bertempat tinggal di Yogyakarta.