Tak Ada Pengamanan Khusus, Wiranto Ikut Antre Nyoblos

Suasana TPS 10, Jalan Al Ikhlas, Cipayung, Jakatra Timur, Rabu 9-4-2014 (dok okezone)Tak tampak pengamanan khusus di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di mana calon presiden dari Partai Hanura Wiranto memberikan hak suaranya, Rabu (9/4/14), di TPS 10, Bambu Apus, Jakarta Timur.

Wiranto mendatangi TPS 10 bersama istrinya, Rugaiya Usman Wiranto. Mantan panglima TNI itu tiba di TPS sekira pukul 09.05 WIB. Wiranto datang mengenakan kemeja putih bercelana panjang hitam. Sedangkan istrinya, tampil anggun dengan atasan batik bercorak abu-abu dipadu dengan rok panjang hitam lengkap dengan jilbab berwarna putih.

Tak ada perlakuan khusus untuk Wiranto dan istri. Wiranto yang mendapat nomor urut 111 dan istrinya 112, ikut mengantre bersama warga lainnya. Wiranto duduk di samping seorang nenek tua yang mendapat nomor urut 100. Sesekali Wiranto menyapa ibu-ibu yang duduk di belakangnya. Bahkan Wiranto sesekali membuat lelucon yang membuat warga tertawa.

“Bu banyak wartawan ya di sini, masuk tv semua nih. Mestinya tadi dandan yang bagus buat masuk TV,” canda Wiranto.

Saat nenek yang duduk di sebelah Wiranto mendapat panggilan, Wiranto meminta panitia TPS untuk membantu nenek tersebut masuk ke dalam bilik. “Tadinya saya mau anterin, tapi kan tidak boleh,” canda Wiranto yang langsung disambut tawa warga sekitar.

Kapolsek Cipayung Ua Triyanto di lokasi membenarkan menang tak ada pengamanan khusus untuk TPS 10. “Polanya dua anggota mengawasi sembilan TPS. Tidak ada pengawasan khusus,” ungkap Ua.

Sebelumnya, persiapan TPS 10 yang tepatnya berlokasi di halaman SDN 03 Jalan Al Ikhlas ini berjalan seperti pemilu lalu. Tidak ada persiapan khusus TPS10 menyambut calon presiden dari Partai Hanura ini.

“Tidak ada sama sekali. Pun, tidak ada pembedaan atau fasilitas khusus karena Pak Wiranto menyoblos di TPS10,” kata Ketua RT 001 RW 02 Nana Saepul Rohim. Nana menambahkan sebanyak 7 undangan untuk menyoblos telah dikirim kepada Wiranto dan keluarga.

Sebuah tenda berukuran 30×20 meter bernuansa putih dan emas didirikan di tengah lapangan basket sekolah. Para Panitia Pemungutan Suara (PPS) terlihat kompak dengan menggunakan batik berwarna ungu bercorak emas.

Ada 426 warga yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terdiri dari 209 laki-laki dan 209 wanita akan menggunakan hak pilihnya di TPS tersebut.

Sumber: Sindo Online, Republika Online

Recommended For You

About the Author: Arif Giyanto

Menulis freelance di berbagai media, cetak dan online. Concern pada isu kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi. Pegiat agribisnis dan ekonomi sektor informal. Bertempat tinggal di Yogyakarta.