Banyak Kecurangan, Bawaslu Bisa Batalkan Hasil Pemilu

Relawan Pengawas Pemilu oleh masyarakat. (Foto: Medeka)
Relawan Pengawas Pemilu oleh masyarakat. (Foto: Merdeka)

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bisa membatalkan hasil Pemilu 2014 karena proses penyelenggaraan pemilu terbukti jauh lebih buruk akibat banyaknya kecurangan dan praktik politik uang yang masif dari Sabang sampai Merauke.

Demikian dikemukakan oleh Koordinator Nasional Komite Pemilih Indonesia (TePI) Jeirry Sumampouw dalam acara Dialog Kenegaraan DPD RI bertema “Pemilu 9 April 2014, Baik atau Buruk?”

Menurut Jeirry, kalau hasil pemilu tersebut dibatalkan maka KPU wajib melaksanakan pemilu ulang jika Bawaslu merekomendasikan untuk diulang. “Karena itu, Bawaslu harus menjawab buruknya pemilu sekarang ini dalam rangka menyelamatkan suara rakyat,” ujarnya.

“Bawaslu bisa membatalkan hasil pemilu yang sangat buruk ini. Pemilu ini bisa diulang dan yang bertanggung jawab terhadap buruknya pemilu ini adalah KPU, karena yang ditugaskan KPU,” ujarnya lagi.

Dia khawatir kalau tidak ada tindakan tegas terhadap kecurangan pemilu maka kecurangan pada Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan serentak dan umit akan semakin canggih.

Terpisah, Ketua Srikandi Hanura, Miriam S Hariani, telah mendaftarkan sengketa hasil pemilu legislatif (pileg) untuk dua daerah pemilihan (Dapil). Menurutnya, sengketa itu sudah dilayangkan kepada MK, dan sedang dalam proses.

“Kita maju ada di beberapa saja. Ada di Bali sama Dapil DKI III. Yang sudah pasti di MK itu DKI III,” kata Miriam di sela-sela rapat rekapitulasi, di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (29/4).

Selain Hanura, dua partai lain juga akan melakukan hal yang sama seperti Hanura. Mereka adalah Gerindra dan NasDem.

“Kita sudah bentuk tim lawyer kita namanya laskar atau lembaga yang mengadvokasi kita yang akan bekerja menangani masalah-masalah sengketa di MK,” kata Wasekjen Gerindra, Harris Bobihoe di lokasi yang sama.

NasDem pun menyatakan bersiap melakukan sengketa pemilu kepada MK dengan menyiapkan 50, yang dikomandonii oleh OC Kaligis dan Taufik Basari. PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa yang juga memiliki niatan yang sama untuk melayangkan gugatan ke MK.

Sumber: Okezone, Bandung Bisnis

Recommended For You

About the Author: Suut Amdani