DPD Hanura Jambi Realistis Hadapi Pilgub

Zumi Zola
Zumi Zola. (Foto: Tribun)

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Jambi akan bersikap realistis menghadapi momentum Pemilihan Gubernut Jambi yang akan digelar 2015 mendatang. Hingga saat ini dua nama yang santer disebut-sebut bakal bersaing ketat di ajang Pilgub yakni, H Hasan Basri Agus dari Partai Demokrat dan Bupati Tanjabtim, Zumi Zola dari PAN.

Pada perebutan posisi F1 tersebut, partai yang mendapatkan jatah 3 kursi di DPRD Provinsi Jambi pada Pileg 09 April lalu ini akan menyiapkan kadernya untuk bertarung.

“Prioritas kami itu kader, tetapi kami akan lihat bagaimana penilaian terhadap calon kita itu. Kalau calon kami itu tidak bisa mengangkat, kami tidak bisa memaksa memajukan sebagai Cagub maupun Cawagub. Kita realisitis saja,” terang Sekretaris DPD Hanura Provinsi Jambi, Sony Zainul, Minggu (25/5).

Namun demikian, Sony mengaku, hingga saat ini diinternal Hanura belum ada pembicaraan khusus terkait perebutan tampuk kepemimpinan di Jambi untuk periode 2015-2020 tersebut.

“Kami belum sedikit pun menyinggung masalah Pilgub, karena fokus dengan Pilpres dulu. Tetapi dari pengamatan kami sekarang baru ada dua nama, tetapi belum kami bahas diinternal, baru wacana,” tandasnya.

Ditanya soal peluang kandidat incumbent, Hasan Basri Agus (HBA) dan Zumi Zola? “Mereka layak, bagi kami siapa pun yang memikirkan masyarakat Jambi tentu kami akan mendukung penuh, kemudian ada kontribusi buat partai. Kami sejauh ini dengan kandidat belum ada juga komunikasi yang serius terkait Pilgub,” tuturnya.

Menurutnya, untuk menentukan siapa yang akan didukung, ada mekanisme yang harus dilalui, pihaknya akan membentuk tim penerimaan, kemudian seleksi kandidat. “Baru kami bicarakan ditingkat DPD untuk kita sampaikan ke DPP. Kita hanya merekomendasikan dan yang memutuskan tingkat pusat,” tandasnya.

Sementara, Zumi Zola tengah melakukan penjaringan kepada beberapa calon wakilnya. Saat ini Bupati Tanjung Jabung Timur itu menyiapkan mekanisme penjaringan wakil calon gubernur melalui survei. ” Soal wakil saya tak pilih-pilih dari suku mana saja dan partai apa saja, nanti kita akan survey bagaimana pendapat masyarakat,” katanya.

Namun Zola belum mau menyatakan arah komunikasi politiknya soalnya, dia masih mempertimbangkan banyaknya dinamika politik yang terjadi. Dia mencontohkan tentang koalisi pilpres yang cepat sekali berubah. ” Peta koalisi begitu mudah berubha, kemarin Gerindra Golkar, hari ini Gerindra PAN,” katanya. Meski demikian Zola sudah menyiapkan agenda deklarasi pencalonannya pada pilgub mendatang yakni selesai pelaksanaan pilpres mendatang. ” Mungkin setelah pilpres, kita selesaikan satu persatulah,” ujarnya.

Sumber: Jambi Ekspres, Tribun Jambi

Recommended For You

About the Author: Suut Amdani