Menimbang Langkah Hanura Bergabung Gerbong Koalisi PDIP

Ketua DPP Partai Hanura Yuddy Chrisnandi berpandangan langkah politik partai Hanura sebaiknya bergabung dalam koalisi bentukan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Saya berpandangan, mengingat perolehan Hanura sekitar 5-6 persen, lebih tepat Hanura bergabung dengan Koalisi PDIP-Nasdem yang sudah memastikan dapat mengusung capresnya,” katanya, Rabu lalu.

Yuddy mengatakan, akan terbuka peluang bagi Hanura untuk terlibat dari awal dalam menyusun format pemerintahan ke depan. “Ini pilihan yang rasional bagi kepentingan Hanura ke depan, terlebih bila PDIP memilih JK sebagai capres pendamping Jokowi, Hanura memiliki argumentasi historis untuk berada di dalam barisan koalisi tersebut,” katanya.

Ia menyakini, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto telah memiliki bekal yang cukup dalam pengambilan keputusan arah koalisi Partai Hanura mengingat pertemuan yang telah dilakukannya dengan para pimpinan politik lainnya.

Dalam realitas politik saat ini, baru calon presiden PDIP Joko Widodo (Jokowi) yang secara matematis memegang tiket untuk bisa mencalonkan diri dalam pemilihan presiden setelah menggandeng Nasdem dalam koalisi.

Seperti diatur dalam UU no 42 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pencalonan presiden hanya dapat dilakukan oleh partai politik atau gabungan partai yang memiliki minimal 20 persen kursi di parlemen atau 25 persen dari total suara nasional dalam pemilu legislatif.

Sebelumnya, Jokowi calon presiden yang diusung PDIP telah berkunjung ke Bambu Apus bertemu Wiranto. “Ya memang betul Sabtu malam lalu (pekan kemarin, red) pak Jokowi bersilaturahmi ke kediaman Pak Wiranto di Bambu Apus,” kata Sekretaris Fraksi Hanura Saleh Husin.

Saleh mengatakan dalam acara tersebut suasana yang terbangun sangat santai dan bersahabat. “Berbagai permasalahan bangsa ke depan beliau berdua bicarakan termasuk perpolitikan nasional terkini, tetapi semuanya masih yang umum-umum saja,” imbuhnya.

Saleh menilai dalam demokrasi semacam ini pertemuan seperti itu lumrah. Namun menjadi spesial karena sebentar lagi akan menghadapi Pilplres.

Mengenai koalisi dengan PDIP, Saleh mengatakan pihaknya belum memutuskan. “Belum sampai ke situ , kita lihat satu dua minggu kedepan,” ujarnya.

Sumber: Antara, Tribunnews

Recommended For You

About the Author: Suut Amdani