PAN Berharap Hanura Dukung Prabowo

Karikatur politik. (Sumber: Inilah)
Karikatur politik. (Sumber: Inilah)

Partai Amanat Nasional (PAN) berharap Partai Hanura dan Partai Bulan Bintang yang sampai saat ini belum menetapkan arah koalisi ikut bergabung mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sebagai calon presiden dan calon wakil presiden.

Seperti diketahui, hingga saat ini, baru PAN dan Partai Persatuan Pembangunan yang resmi mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo.

“Kita harap Hanura dan PBB juga bisa bergabung,” kata Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan kepada wartawan di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (14/5) kemarin.

Menurut Zulkifli, PAN memiliki kesamaan visi dengan Partai Gerindra dalam membangun Indonesia. Secara khusus, kata dia, hal itu berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam strategis yang seharusnya berada di tangan negara.

“Yang paling penting bagi PAN itu pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945. Yang sungguh-sungguh menjalankan itu akan kita pilih,” katanya.

Menteri Kehutanan itu pun mengakui, berdasarkan perolehan suara partainya dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu, PAN akan realistis dengan tidak mengusung calon presiden sendiri. Dengan kata lain, rakernas kali ini akan menurunkan posisi Hatta menjadi calon wakil presiden.

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Umum DPP Partai Gerindra Suhardi. Dia berharap Partai Hanura bisa bergabung.

Sementara, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura Didi Apriadi mengatakan “Suara arus bawah menginginkan berkoalisi dengan Jokowi. Ada juga yang ingin dengan Gerindra. Tapi yang jelas tidak dengan Golkar.”

Terkait keinginan sebagian kader Hanura untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden, Didi mengatakan Ketua Umum Wiranto tidak mempermasalahkannya.

Didi menjamin tidak akan ada masalah antara keduanya meskipun sama-sama berlatar belakang militer dan saat aktif sebagai jenderal keduanya sempat berbeda pendapat hingga akhirnya Wiranto yang saat itu menjabat Panglima ABRI mencopot Prabowo dari jabatan Komandan Jenderal Kopassus dan memecat Prabowo dari kemiliteran.

Sumber: Kompas, Inilah

Recommended For You

About the Author: Suut Amdani