Pengesahan Hasil Penghitungan Suara Terancam Molor

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Nasional Penghitungan Suara Pemilu DPR & DPD tahun 2014 tengah dilaksanakan di ruang sidang utama KPU, Jakarta. (Foto: Republika)
Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Nasional Penghitungan Suara Pemilu DPR & DPD tahun 2014 tengah dilaksanakan di ruang sidang utama KPU, Jakarta. (Foto: Republika)

Pengesahan rekapitulasi hasil penghitungan suara partai politik dan calon anggota DPD tingkat nasional melalui rapat pleno terancam molor. Pasalnya, hingga Senin (5/5) siang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru mengesahkan hasil penghitungan dari 12 provinsi dari 33 provinsi.

“Mau tidak mau KPU harus mengambil keputusan. Kalau lewat tanggal 9 Mei, jelas sekali delik pidananya sudah menunggu. KPU harus mengambil risiko itu, menyelesaikan sebelum tanggal 9 Mei,” kata Ketua Bawaslu Muhammad di Gedung KPU, Jakarta Pusat.

Lantaran itulah, Bawaslu mendorong KPU bisa menetapkan hasil rekapitulasi suara tepat pada waktunya. Hal ini jelas akibat banyak provinsi yang mengalami penundaan pengesahan perolehan suara.

Sementara, Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Senin (5/5), menyebutkan Provinsi yang hasil rekapitulasinya sudah disahkan yakni, Provinsi Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Gorontalo, Jambi, Sumatera Barat, Bali, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kemudian Sulawesi Tengah, Nangroe Aceh Darussalam, Banten, dan Kalimantan Selatan.

Sementara 13 provinsi yang sudah diplenokan namun pengesahannya masih ditunda adalah, Provinsi Riau, Jawa Barat, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Tenggara. Lalu, Sumatera Selatan, Sulawesi Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

“Itu sebagian sudah ada yang ditetapkan di beberapa dapil, misalnya Jateng dari 10 dapil smebilan sudah disahkan. Lampung, NTT juga begitu,” ujarnya.

Adapun provinsi yang belum dibacakan hasil pemilu legislatifnya pada rapat pleno tinggal enam provinsi. Yakni Provinsi Papua, Papua Barat, Jawa Timur, Maluku, Maluku Utara, dan Sumatera Utara.

Sesuai Peraturan KPU nomor 21 tahun 2013 tentang Tahapan, Program, dan Jadual Penyelenggaran Pemilu Legislatif 2014, rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilu tingkat nasional dilakukan dari 26 April sampai 6 Mei 2014. Kemudian, penetapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara partai dan calon anggota DPR serta DPD pada 6 sampai 7 Mei 2014. Penetapan hasil pemilu secara nasional dilakukan paad 7 sampai 9 Mei.

“Dalam UU Pemilu, yang pasti penetapan hasil pemilu secara nasional itu 30 hari setelah pemungutan suara. Yaitu tanggal 9 Mei,” ungkap Ferry.

Meski jadwal rapat pleno rekapitulasi tersisa satu hari, menurut Ferry, KPU optimis pengesahan suara dari seluruh provinsi dan semua daerah pemilihan (dapil) bisa diselesaikan.

KPU disebutkannya akan memaksimalkan aktifitas pleno sehingga rapat pleno rekapitulasi selesai Selasa (6/5) besok.

Sumber: Republika, Liputan 6 SCTV

Recommended For You

About the Author: Suut Amdani