GRE 2014 Botani Square, Dorong Indonesia Kiblat Fashion Muslim Dunia

Fashion show baju muslim dorong Indonesia Kiblat Fashion Muslim Dunia di GRE 2014. (Foto: Suut Amdani)
Fashion show baju muslim dorong Indonesia Kiblat Fashion Muslim Dunia di GRE 2014. (Foto: Suut Amdani)

Desainer muda optimis Indonesia menjadi kiblatnya fashion Muslim dunia, melihat perkembangan pasar hijab di tanah air. Bahkan, Menteri Pariwisata Mari Elka Pangestu pernah memprediksi Indonesia kiblat fashion Muslim dunia pada 2020 mendatang dengan cara pemerintah ikut mendorong dalam segi kebijakan.

Di Bogor, geliat perkembangan fashion muslim juga sangat terasa. Pada momen Ramadhan ini, sejumlah kreator busana muslim tumpah ruah di ajang Gema Ramadhan Expo (GRE) Botani Square 2014 yang digelar oleh Poeri Enterprise mulai 15 Juli hingga 4 Agustus mendatang.

Poeri Enterprise sedikitnya mendapuk 90 stand fashion dari bebagai brand ternama. Seperti, Zalora yang sudah mengekspansi pasar luar negeri. Belum lagi, desainer kalangan artis papan atas, seperti Zaskia Adya Mecca yang menjadi panutan kaum muslim dalam berjilbab, juga meluncurkan beberapa koleksi terbarunya.

Hj. Rina Dianatri R. Direktur Poeri Enterprise, menyakini Indonesia bisa lebih cepat menjadi kiblatnya para muslim dunia dalam mode fashion.

“Kita bisa melihat bagaimana perkembangan yang terjadi, sangat pesat dan jumlah desainer muslim makin banyak. Karena, pasarnya makin luas. Kini baju muslim tidak norak dan kaku, bisa dipakai segala usia dan mewah,” terang Rina di sela expo kepada GNOL, Senin (21/7).

Rina yang juga pengusaha batik Poeri mengakui kehandalan para desainer muda dalam mengkreasi busana muslim. “Modelnya sudah tidak terbatas. Sangat variatif. Dengan begitu, muslim yang tampil trendi bisa berpengaruh pada orang lain untuk mengikutinya,” katanya seraya menambahkan, baju muslim membantu menurunkan kejahatan pelecehan seksual terhadap wanita.

Ia juga menyebut, Indonesia memiliki kebebasan dalam memakai baju muslim di berbagai perusahaan. “Tidak ada larangan karyawan di Indonesia memakai baju muslim saat bekerja. Ini juga menjadi poin penting dalam perkembangan fashion muslim di Indonesia,” imbunya.

Tingkat Pembelian Meningkat

Jelang Lebaran, tingkat pembelian masyarakat Kota Bogor terhadap produk fesyen juga mengalami peningkatan tajam. Hal ini terlihat dari melonjaknya kunjungan mayarakat di pusat-pusat perbelanjaan.

GRE Botani Square 2014 mulai 15 Juli hingga 4 Agustus mendatang juga kebanjiran order. Dalam event itu, sedikitnya 90 stand menawarkan produk fesyen hingga pernak-pernik. Menariknya, beberapa dari stand tersebut milik artis papa atas seperti Zaskia Adya Mecca, dan Anisa Trihapsari.

Merek-merek terkenal seperi Zoya dan Poeri Batik pun melengkapi tawaran menggiurkan fesyen tren terbaru yang cocok untuk baju lebaran. Rata-rata harga yang ditawarkan mulai dari ratusan ribu rupiah hingga Rp2 jutaan.

“Saat ini daya beli masyarakat sedang tinggi-tingginya. Kami memahami itu, Poeri Enterprise menyajikan banyak pilihan, mulai dari harga yang terjangkau, hingga jutaan rupiah milik koleksi artis,” terang Rina.

Poeri Enterprise juga mengkonsep GRE Botani Square 2014 ramah terhadap pengunjung dengan menghadirkan Artis, diantaranya Ricky Harun, Opick, Zaskia Adya Mecca, Anisa Trihapsari, dan Atiq Rachman.

“Kita ingin pengunjung senang. Sebab orang ke mall tidak hanya berbelanja, mereka juga ingin ngabuburit. Dengan adanya artis mudah-mudahan dapat memberikan hiburan dan pengalaman dalam berbelanja,” terangnya.

Selain artis, GRE Botani Square juga dimeriahkan dengan Little Miss Indonesia, talk show, tutorial hijab, sufi dance, fashion show, DJ performance, bedug competition, rampak beduh, acoustic religi, dam Arabian music.

“Kita tahu saat belanja mengajak keluarga, pasti ada yang sudah dapat barang yang dimaksud ada yang belum. Nah, sambil menunggu semua dapat, anggota keluarga lainnya bisa menunggu sambil menonton hiburan dan kegiatan di GRE,” pungkasnya.

Recommended For You

About the Author: Suut Amdani