IPB Gelontorkan 3,296 Miliar Biayai Kreativitas Mahasiswa

Logo IPB. (Foto: IPB)
Logo IPB. (Foto: IPB)

Institut Pertanian Bogor (IPB) bakal menggelontorkan dana sebesar 3.296 miliar untuk mendanai kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sepanjang tahun 2014.

Direktorat Kemahasiswaan IPB pun telah menggelar monitoring danevaluasi (Monev) yang berlangsung selama tiga hari, 10-12 Juli kemarin di Auditorium Toyyib Hadiwijaya, Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor.

Dana sebesar 3.296 miliar tersebut untuk mendanai kegiatan PKM IPB sebanyak 353 proposal. “Reviewernya dari luar ada lima orang yang ditunjuk langsung oleh Dikti. Tahun ini ada 353 PKM dari IPB, 7 PKM dari Universitas Pakuan Bogor dan 2 PKM dari Universitas Djuanda Bogor yang di-review,” terang Dr. Seugeng Santoso, Kepala Sub Direktorat Bidang Minat dan Bakat, Direktorat Kemahasiswaan IPB dalam keterangan pers.

Seugeng mengatakan, setelah melalui proses monev, akan ditentukan PKM yang berhak untuk ikut serta dalam Pekan Inovasi Mahasiswa Nasional (PIMNAS) di Universitas Diponegoro Semarang pada 25-29 Agustus 2014.

Ia menambahkan, untuk tahun ini, IPB lebih menekankan kepada peningkatan kualitas dan akuntabilitas dari setiap tim.

“Jumlah bukan satu-satunya indikator, tapi kami sedang memperbaiki sistemnya sehingga PKM dari IPB lebih berkualitas dan akuntabel,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor IPB, Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, MSc berpesan kepada kepada mahasiswanya untuk meningkatkan terus prestasi IPB dengan lebih banyak membuat inovasi atau kreatifitas di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Berkarya Seluas Dosen

PKM muncul pertama kali pada tahun 2001 untuk membuka peluang mahasiswa dalam berkarya seluas para dosennya. Sejak saat itu dikenal berbagai jenis PKM, yaitu: PKM-Penelitian (PKMP), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) dan PKM-Penulisan Artikel Ilmiah (PKM-I).

Pada tahun 2002, PKM bergabung dengan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Lomba Karya Tulis Mahasiswa (LKTM) ke dalam program Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) di Surabaya.

Atas kebijakan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, sejak tahun 2009 pelaksanaan Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) yang dahulunya bernama LKTM diintegrasikan pengelolaannya ke dalam PKM.

Mengingat sifatnya yang identik dengan PKM-I, maka program KKTM dikelompokkan bersama PKM-I ke dalam PKM-Karya Tulis (PKM- KT). Untuk membedakannya, PKM-I diberi nama baru PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan KKTM menjadi PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT) sesuai dengan sumber bahan penulisannya.

Sesuai dengan sifat artikel yang dihasilkan, maka PKM-AI akan bermuara pada Jurnal Kreativitas Mahasiswa sedangkan PKM-GT menggantikan posisi PKM-AI di PIMNAS.

Recommended For You

About the Author: Suut Amdani