IPB-KCP Perpanjang Beasiswa Utusan Daerah

IPB
MoU PT Kaltim Prima Coal (KPC) dengan Institut Pertanian Bogor (IPB). (Foto: Humas IPB).

Kerjasama PT Kaltim Prima Coal (KPC) dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali diperpanjang hingga 2019 mendatang. Kerjasama ini terkait pengembangan sumberdaya manusia (SDM) melalui program Beasiswa Utusan Daerah (BUD) oleh KCP memberikan kesempatan pada generasi muda Kutai Timur kuliah di IPB.

Rektor IPB Prof. Dr. Herry Suhardiyanto mengatakan, kerjasama ini penting untuk terus dilanjutkan dan ditambahkan. “IPB akan tetap komitmen untuk sama-sama mengembangkan program yang selama ini sudah ada,” kata Herry melalui keterangan pers, Kamis (10/7).

Perpanjangan kerjasama ini dituangkan dalam bentuk penandatanganan naskah kesepahaman antara IPB dengan PT KPC, Senin (7/7) di Ruang Sidang Rektor Kampus IPB Dramaga. Penandatanganan dilakukan oleh dan CEO PT KPC Endang Ruchijat dan Rektor IPB.

CEO PT KPC Endang Ruchijat Endang mengatakan tiga mahasiswa tahap pertama program BUD IPB telah berhasil menjadi sarjana dengan hasil yang sangat memuaskan.

Dua diantaranya melanjutkan kuliah ke jenjang S2 di Fakultas Peternakan IPB masing-masing di program studi Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan (INTP) dan Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (IPTP), sementara satu sarjana telah bekerja di PT KPC.

“Kami berharap kerjasama dengan IPB bisa lebih luas lagi, yang pada akhirnya bermanfaat tidak hanya untuk daerah, tapi juga untuk bangsa dan negara ini,” ujar Endang Ruchijat.

Gayung bersambut, dalam rencana kegiatan kerjasama IPB-KPC tahun 2014-2019 mendatang, Dekan Fakultas Peternakan (Fapet) IPB Prof. Dr. Luki Abdullah memaparkan pentingnya pengembangan program pendidikan pada bidang lain selain bidang Peternakan, diantaranya bidang Agronomi dan Hortikultura, Perikanan dan Kelautan, serta Gizi Masyarakat.

Pengembangan Wilayah Pasca Tambang

Endang juga mengakui kerjasama dengan IPB telah banyak memberikan bimbingan dan bantuan teknis dalam pengembangan wilayah pasca tambang.

IPB melalui Fakultas Peternakan sejak tahun 2008 bekerjasama dengan KPC telah berhasil mengembangkan ternak sapi Bali di lahan pasca tambang di KPC.

Ragam penghargaan yang diterima PT KPC baik skala nasional maupun internasional, dikatakan Endang, adalah berkat kerjasama dengan IPB.

KPC memandang positif kerjasama dengan IPB dalam lima tahun terakhir melalui pengembangan Pusat Pelatihan Peternakan (PESAT) yang kemudian mendapatkan penghargaan dan apresiasi berbagai pihak dari dalam dan luar negeri.

Tampak hadir dalam kesempatan ini sejumlah pejabat IPB diantaranya Wakil Rektor Bidang Sarana dan Bisnis Dr. Arif Imam Suroso, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) Dr. Sam Herodian, Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Prof.Dr. Ahmad Sulaeman, Wakil Dekan Fakultas Kehutanan (Fahutan) Prof.Dr. Naresworo Nugroho, dan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Dr Prastowo, serta tim kerjasama Fakultas Peternakan.

Recommended For You

About the Author: Suut Amdani