Quick Count Berbeda, SBY Minta Menahan Diri

Pasangan Capres Cawapres 2014. (Foto: Merdeka)
Pasangan Capres Cawapres 2014. (Foto: Merdeka)

Saling klaim kemenangan antar pasangan pasangan Capres dan Cawapres 2014 rawan konflik, lantaran hasil hitung cepat atau quick count berebda dari 11 lembaga survei.

Quick count berbeda hasil ini juga menjadi perhatian Presiden Republik Indonesia – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).  Presiden secara khusus meminta kedua pasangan Capres dan Cawapres 2014, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla, menahan diri agar tidak saling mengklaim kemenangan yang dapat menimbulkan ketegangan antar pendukung dan bepotensi konflik horisontal.

SBY mengatakan telah melihat langsung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendeklarasikan kemenangan masing-masing setelah mengetahui hasil quick count berbeda.

“Saya dalam kapasitas saya sebagai presiden RI, sebagai kepala negara, yang tidak masuk dalam kedua pasangan itu, menyeru berharap dan mengajak pihak-pihak tertentu. Pertama, baik pasangan Pak Prabowo dan Pak Hatta Rajasa, maupun Pak Jokowi dan Pak Jusuf Kalla dan timnya untuk bisa menahan diri, untuk tidak memunculkan ketegangan yang berlebihan di antara dua massa pendukung, apalagi gerakan-gerakan di lapangan yang sangat rawan terhadap konflik horisontal,” tegas SBY di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/7).

Ia menyatakan telah mengeluarkan instruksi kepada TNI-POLRI untuk menjaga situasi agar selalu aman. Meski pelaksanaan pemilu hari ini berjalan aman dan tertib, SBY meminta penjagaan keamanan pada hari-hari berikutnya tetap dilakukan hingga penetapan hasil pemilu oleh KPU pada 22 Juli mendatang.

Polemik Hasil Survei

Pilpres tahun ini ada 11 lembaga survei yang melakukan quick count dengan berbagai metodologi. Tujuh lembaga survei menyebut pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai pemenang pemungutan suara.

Tujuh lembaga survei itu adalah Litbang Kompas, Lingkaran Survei Indonesia, Indikator Politik Indonesia, Populi Center, CSIS, Radio Republik Indonesia, dan Saiful Mujani Research Center.

Sebaliknya, empat lembaga survei lain mendapatkan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebagai pemenang.

Empat lembaga survei yang mendapatkan hasil kemenangan bagi Prabowo-Hatta adalah Puskaptis, Indonesia Research Center, Lembaga Survei Nasional, dan Jaringan Suara Indonesia.

Sumber: Tempo, Kompas, Teamlo

Recommended For You

About the Author: Suut Amdani