Menularkan Nilai Kemerdekaan Jangan Instan

Lomba makan kerupuk dengan duduk meriahkan HUT RI ke-69. (Foto: UQ)
Lomba makan kerupuk dengan duduk meriahkan HUT RI ke-69. (Foto: UQ)

Tidak sulit untuk menularkan semangat para pahlawan kemerdekaan Republik Indonesia kepada anak-anak. Asalkan, nilai-nilai perjuangan dan kemerdekaan dikenalkan secara terus-menerus dan tidak instan di hari kemerdekaan saja.

”Tidak hanya saat perayaan HUT RI saja. Dalam kurikulum 2013 yang sudah kami terapkan, ada tema ’Kepahlawanan’. Tema ini kami kembangkan dalam berbagai kegiatan, diantaranya mengunjungi Museum Peta,” terang Farah Feliana, Ketua Pelaksana Perayaan HUT RI ke-69 SDIT Ummul Quro, kemarin.

Feliana mengatkan, di dalam museum Peta, anak-anak bisa menyaksikan biorama perjuangan para pahlawan kemerdekaan. “Jadi anak butuh penggambaran, bagaimana para pahlawan mendapatkan kemerdekaan dengan perjuangan,” tuturnya.

Ia mengaku prihatin jika ada anak SD yang tidak hafal Pancasila. ”Jangan sampai ada siswa tidak hafal Pancasila,” tandasnya.

Dalam perayaan HUT RI ke-69, SD IT Ummul Quro Bogor juga mengadakan serangkaian perlombaan khas 17-an seperti makan kerupuk, pukul balon, memasukkan pensil dalam botol.

”Untuk perlombaan makan kerupuk sebisa mungkin tetap menjaga adab Islam. Jadi dilakukan dengan duduk, tidak berdiri,” terangnya.

Sementara, juga ada lomba cerdas cermat dan orasi bertema kemerdekaan RI. ”Ini untuk menumbuhkan kembali rasa cinta Tanah Air, dan mengenang jasa pahlawan, serta menjadikan contoh,” tutupnya.

Recommended For You

About the Author: Suut Amdani