Bertemu Obama, Jokowi: Indonesia Bakal Gabung Trans-Pacific Partnership

GABUNG TPP - Presiden Jokowi dan Presiden Obama di Oval Office Gedung Putih, Senin (26/10/2015). Indonesia akan bergabung dengan Trans-Pacific Partnership. (Foto: Martin H Simon/EPA)
GABUNG TPP – Presiden Jokowi dan Presiden Obama di Oval Office Gedung Putih, Senin (26/10/2015). Indonesia akan bergabung dengan Trans-Pacific Partnership. (Foto: Martin H Simon/EPA)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan Trans-Pacific Partnership (TPP). Hal tersebut disampaikannya kepada Presiden Barack Obama di Oval Office Gedung Putih, Senin (26/10/2015).

“Indonesia bermaksud untuk bergabung dengan TPP. Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbuka serta berpopulasi 250 juta. Kami adalah kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara,” ujar Jokowi kepada Obama.

Indonesia akan bergabung dengan 12 negara TPP, termasuk di antaranya adalah Australia, Kanada, Jepang, Meksiko, Vietnam dan Amerika Serikat. TPP memang sengaja didesain untuk menjadi kekuatan penyeimbang bagi kekuatan Tiongkok di kawasan.

The Guardian menulis, kunjungan Jokowi ke Gedung Putih merupakan kali pertama, bertepatan dengan setahun pemerintahan mantan pengusaha furnitur tersebut. Selama itu pula, banyak spekulasi berkembang, ia tak akan bertahan lama sebagai pemimpin di Indonesia.

Dukungan Jokowi dianggap sebagai kemenangan politik bagi Obama. Ia mengklaim, TPP memiliki standar ketenagakerjaan dan lingkungan terbaik. Dukungan tersebut juga akan meningkatkan harapan bahwa Obama akan membantu negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia itu agar sepenuhnya sadar akan potensi ekonomi yang dimiliki.

“Jelas saya berkepentingan sangat pribadi kepada Indonesia, mengingat saya pernah menghabiskan waktu sebagai anak dan memiliki kerabat di sana,” kata Obama.

Ia memuji upaya reformasi ekonomi rekan 54 tahun Amerika Serikat tersebut.

The Guardian menyebut, proteksi ekonomi Indonesia kini terhalang korupsi sistemis, harga komoditas yang lebih rendah, dan perlambatan ekonomi Tiongkok. Pengangguran Indonesia mencapai lebih dari 20 persen dan upaya menarik investor telah melemahkan nasionalisme ekonomi.

Urung Temui Google

Upaya Presiden Jokowi untuk memenangkan investasi Amerika Serikat tidak berjalan maksimal. Ia terpaksa membatalkan kunjungannya ke West Coast dan pertemuannya dengan pimpinan Silicon Valley, termasuk Google dan Apple.

Juru bicara Presiden, Ari Dwipayana, mengatakan, Jokowi akan segera meninggalkan Amerika Serikat untuk menangani bencana asap di Indonesia.

Ribuan kebakaran hutan Indonesia telah memaksa sekolah dan kantor untuk tutup, sementara maskapai penerbangan membatalkan jadwal terbangnya.

Recommended For You

About the Author: Arif Giyanto

Menulis freelance di berbagai media, cetak dan online. Concern pada isu kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi. Pegiat agribisnis dan ekonomi sektor informal. Bertempat tinggal di Yogyakarta.