Target Minimal 60 Persen Pilkada 2017, PKS Bentuk Tim Pemenangan Pilkada

Munas IV PKS 2015. (Foto: PKS Bondowoso)
Munas IV PKS 2015. (Foto: PKS Bondowoso)

Bogor, GEMA NURANI ** Pada Pilkada 2017 nanti, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) optimis meraih kemenangan lebih dari 60 persen. Untuk mewujudkannya, PKS membentuk Tim Pemenangan Pilkada (TPP).

“Tentang target pemenangan sendiri, saya haqqulyaqin (sangat yakin—red) PKS akan meraih lebih dari 50 persen lebih. Target minimal 60 persen yang kita usung dan kita akan menang,” ujar Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPP PKS, Khoirul Anwar, di Bojonggede, Bogor, Sabtu (19/3/2016), dirilis laman DPP PKS.

Menurutnya, PKS telah mempersiapkan sejumlah langkah strategis menuju pemilihan kepala daerah 2017 mendatang.

“PKS sudah membentuk lembaga yang namanya Tim Pemenangan Pilkada (TPP) yakni TPP Pusat, TPP Wilayah untuk tingkat provinsi, dan TPP Daerah untuk tingkat kota,” tandas Khoirul.

Ia menerangkan, asumsinya, TPP selesai akhir Februari, tapi harus mundur sebulan. Alasannya, TPP Pusat menunggu pedoman, dan struktur resminya sudah melakukan komunikasi politik dengan kandidat yang sudah ada.

“Secara resmi, TPP Pusat baru di-kickoff oleh Presiden PKS, Mohammad Sohibul Iman, Senin (14/3/2016) kemarin,” ucap Khoirul.

Langkah berikutnya, pelaksanaan Pemilihan Umum Internal (PUI) untuk calon internal bagi yang maju baik yang nomor satu atau nomor dua.

“Untuk DKI sendiri sudah duluan, sudah lama dilakukan sekitar bulan Januari. Selain itu, Banten, Jawa Barat, Sumatera, Kalimantan sebagian, Sulawesi, Maluku kader maju 5 orang, dan beberapa kota kabupaten juga sudah. Penetapannya sekitar April,” terangnya.

Terkait monitoring, TPP Wilayah dan Daerah untuk melakukan pendalaman terhadap kandidat yang muncul sudah mulai ada inventarisasi dan komunikasi. Dari sini, akan muncul matrik.

“Matrik adalah syarat-syarat calon yang dipaparkan bersamaan yang berkenaan dengan partai pendukung, elektabilitas, posisinya sebagai pendukung nomor satu atau dua dan keterangan lainnya. Dan pendaftaran (calon) ditutup Sabtu (19/3/2016) dan detailing matrik calon dilaksanakan Maret hingga Juli 2016,” pungkasnya.

Pilkada Gelombang II

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Rabu, 15 Februari 2017, sebagai hari pemungutan suara untuk Pilkada Gelombang II.

Sebanyak 101 daerah akan mengikuti Pilkada, dengan rincian 7 Provinsi, 18 Kota, dan 76 kabupaten.

Tujuh Provinsi yang akan mengikuti Pilkada adalah Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Sulawesi, Gorontalo, dan Papua Barat.

Untuk 18 kota yang akan mengikuti Pilkada adalah Banda Aceh, Lhokseumawe, Langsa, Sabang, Tebing Tinggi, Payakumbuh, Pekanbaru, Cimahi, Tasikmalaya, Salatiga, Yogyakarta, Batu, Kupang, Singkawang, Kendari, Ambon, Jayapura, Sorong.

Sementara 76 kabupaten adalah Aceh Besar, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Jaya, Bener Meriah, Pidie, Simeulue, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Barat Daya, Aceh Tenggara, Gayo Lue, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Tengah, Aceh Tamiang.

Selain itu, Tapanuli Tengah, Kepulauan Mentawai, Kampar, Muaro Jambi, Sarolangun, Tebo, Musi Banyuasin, Bengkulu Tengah, Tulang Bawang Barat, Pringsewu, Mesuji, Lampung Barat, Tulang Bawang.

Kabupaten lain yang akan menggelar Pilkada 2017 adalah Bekasi, Banjarnegara, Batang, Jepara, Pati, Cilacap, Brebes, Kulonprogo, Buleleng, Flores Timur, Lembata, Landak, Barito Selatan, Kotawaringin Barat, Hulu Sungai Utara.

Selanjutnya, Barito Kuala, Banggai Kepulauan, Buol, Bolaang Mongondow, Kepulauan Sangihe, Takalar, Bombana, Kolaka Utara, Buton, Boalemo, Muna Barat, Buton Tengah, Buton Selatan, Seram Bagian Barat, Buru, Maluku Tenggara Barat, Maluku Tengah, Pulau Morotai, Halmahera Tengah, Nduga, Lanny Jaya, Sarmi, Mappi, Tolikara, Kepulauan Yapen, Jayapura, Intan Jaya, Puncak Jaya, Dogiyai, Tambrauw, Maybrat, Sorong.

Recommended For You

About the Author: Arif Giyanto

Menulis freelance di berbagai media, cetak dan online. Concern pada isu kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi. Pegiat agribisnis dan ekonomi sektor informal. Bertempat tinggal di Yogyakarta.