Sebut Wiranto Penjilat Pantat Cina, Erik Satrya Wardhana: Habib Rizieq Melawan Al-Quran dan Hadits

Video Habib Rizieq di depan massa FPI. (Foto: YouTube)
Video Habib Rizieq di depan massa FPI. (Foto: YouTube)

Jakarta, GEMA NURANI ** Ketua DPP Partai Hanura, Erik Satrya Wardhana, menilai, penghinaan Habib Rizieq terhadap Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto sebagai perbuatan melawan Al-Quran dan hadits. Menurut Erik, Rizieq harus meminta maaf secara langsung kepada Wiranto.

Ia menjelaskan, Al-Quran Surat Al-Hujurat ayat 11, misalnya, jelas-jelas melarang orang-orang yang beriman untuk saling merendahkan dan saling menghina. Rasulullah dalam haditsnya yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari mengkategorikan perbuatan mencela sesama Muslim sebagai kefasikan.

“Saya yakin, Habib Rizieq paham dengan kaidah-kaidah Islam itu. Tapi mungkin, karena sedang dibakar emosi dan napsu setan, beliau menjadi khilaf. Jadi, saya mengingatkan kepada Habib Rizieq untuk istigfar dan minta ampun kepada Allah, dan juga meminta maaf secara langsung kepada Pak Wiranto,” ujar Erik, Selasa (5/4/2016), di Jakarta.

Permintaan maaf tersebut sangatlah penting, karena berimplikasi pada pengampunan dosa Allah SWT kelak di Akhirat.

“Karena, kesalahan kita terhadap sesama manusia tidak akan pernah diampuni dosanya oleh Allah kalau kita tidak meminta maaf kepada yang bersangkutan,” tandasnya.

Erik juga mengingatkan Habib Rizieq dengan sebuah hadits sahih, “Barangsiapa yang mempunyai kezaliman kepada saudaranya mengenai hartanya atau kehormatannya maka diminta dihalalkanlah kepadanya dari dosanya itu, sebelum datang hari di mana nanti tidak ada dinar dan dirham (Hari Kiamat), di mana akan diambil dari pahala amal kebaikannya untuk membayarnya. Kalau sudah tak ada lagi amal kebaikannya maka akan diambil dari dosa orang yang teraniaya itu, lalu dipikulkan kepada orang yang menganiaya itu. Wallahu a’lam bi showab.”

Video Penghinaan

Sebelumnya, beredar video penghinaan Habib Rizieq atau bernama asli Muhammad Rizieq Shihab di laman YouTube, yang diunggah akun Jakartanicus, Senin (4/4/2016). Dalam video berdurasi 2:54 menit berjudul ‘Ahok Korupsi???’ tersebut, tampak Rizieq tengah berorasi di depan massa.

Berikut kutipan orasinya.

“Hari ini, Saudara. Saya mengumumkan, ada seorang Jenderal bernama Wiranto, kita ganti namanya menjadi Wiranti. Setuju? Karena, dia tega-teganya mengkhianati hati nurani rakyat. Betul? Jenderal yang dulu mengaku membela Pancasila eh ternyata sekarang penjilat pantat Cina. Betul? Saya mau tanya, Wiranto atau Wiranti? Hai Wiranto Hanura tidak suka, tuntut saya. Tidak ada urusan. Kita akan lawan, Saudara. Penjilat-penjilat pantat Cina di Republik ini, Saudara. Takbir!”

Keterangan tambahan yang tercantum di bawah video tersebut adalah sebagai berikut.

“FPI dan rekan-rekannya mendatangi KPK dan DPRD DKI Jakarta pada hari Senin 4 April 2016. Mereka menyampaikan tuduhan serius terhadap Ahok.”

Hingga berita ini diturunkan, video ini telah dikunjungi 4.321 kali.

Recommended For You

About the Author: Arif Giyanto

Menulis freelance di berbagai media, cetak dan online. Concern pada isu kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi. Pegiat agribisnis dan ekonomi sektor informal. Bertempat tinggal di Yogyakarta.