Bahas Pembangunan Indonesia Masa Depan, JICA Sambangi Hanura

BILATERAL - Senior Vice President JICA, Hideaki Domichi, bertemu Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, di DPP Hanura, Selasa (21/1). JICA mengaku siap tumbuh bersama-sama dengan Indonesia. (Foto: Hanura.com)
BILATERAL – Senior Vice President JICA, Hideaki Domichi, bertemu Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, di DPP Hanura, Selasa (21/1). JICA mengaku siap tumbuh bersama-sama dengan Indonesia. (Foto: Hanura.com)

Senior Vice President Japan International Cooperation Agency (JICA), Hideaki Domichi, menyambangi Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto. Kunjungan ini membahas perkembangan ekonomi global dan tantangan Jepang pada masa transisi pasca-dihantam bencana.

Dalam pertemuan tersebut, Hideaki Domichi didampingi Special Assistant Office of The President JICA, Hitoshi Tojima; Director First Southeast Asia Dividion, Takao Shimokawa; Chief Representatif JICA, Atshushi Sasaki; dan Senior Representatif JICA, Yuki Aratsu.

Sementara Wiranto didampingi Bendahara Umum Partai Hanura yang juga Caleg DPR RI Dapil DIY, Bambang Sudrajat; Caleg Dapil III DKI Jakarta, Karna Brata Lesmana; dan Wakil Bendahara Umum Partai Hanura, Beny Prananto.

“Bagaimana posisi Jepang sekarang dan akan datang dalam pembangunan ekonomi Indonesia, terutama sebenarnya beliau ingin tahu bagaimana peluang ke depan untuk membantu pembangunan Indonesia,” kata Wiranto di Kantor DPP Hanura, Selasa (21/1/2014) dikutip dari Okezone.

Wiranto mengaku mengenal Hideaki sejak lama, sehingga komunikasi antarkeduanya lebih mudah dilakukan.

“Saya bertemu dengan beliau 15 tahun yang lalu. Saat beliau menjabat salah satu staf di Dubes. Pertemuan ini tukar informasi saja,” terangnya.

Pemerintah Jepang, melalui JICA, telah meminjamkan dana sebesar US$ 1,9 miliar untuk proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Indonesia. Dana tersebut dianggarkan untuk membiayai pembangunan konstruksi MRT tahap I dan II proyek MRT. Diperkirakan pemerintah Indonesia akan mengeluarkan dana sekitar Rp 15,7 triliun, anggaran dari pemerintah pusat 49 persen dan 51 persen Pemerintah Daerah DKI Jakarta.

Selain itu, pertemuan membicarakan hubungan kedua negara di tahun-tahun mendatang, baik hubungan ekonomi maupun politik. JICA mengaku siap tumbuh bersama-sama dengan Indonesia dan memberikan bantuan.

“Ia menyebutkan bahwa salah satu syarat agar pembangunan Indonesia dapat berkembang pesat adalah tersedianya infrastruktur, baik jalan, listrik, pelabuhan udara, dan lain-lain,” ungkap Wiranto.

Hanura Menarik Dikunjungi

Kunjungan oleh pihak asing bukan hanya sekali dua kali untuk Sang Ketua Umum Hanura. Sejumlah pihak menilai progresivitas Hanura dan model kepemimpinan Wiranto menarik untuk diketahui.

Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Corinne Breuze juga menyambangi Kantor DPP Partai Hanura, Kamis, (16/1/2014). Bertemu Wiranto, Breuze banyak bertanya soal perkembangan politik di Indonesia.

Geliat Hanura sepertinya mengundang perhatian Breuze. Dalam kesempatannya berkunjung ke Kantor DPP Partai Hanura, Breuze mendengarkan langsung perkembangan politik di Indonesia dari Sang Ketua Umum, Wiranto.

“Sebagian besar dari mereka datang untuk melihat langsung dan mendengarkan penjelasan mengenai perkembangan Partai Hanura, yang dinilai menarik oleh mereka,” kata Wiranto seperti dilansir Sindonews.com, Kamis (16/1/2014).

Dubes Perancis menilai pertumbuhan Hanura tergolong cepat sebagai partai baru. Hanura mampu bersaing bahkan mensejajarkan diri dengan partai politik yang telah mapan sebelumnya.

“Mereka ingin mengetahui apa yang dilakukan oleh Partai Hanura sehingga mampu untuk mendapatkan simpati seperti itu dengan jangka waktu relatif cepat,” kata Wiranto.

Recommended For You

About the Author: Arif Giyanto

Menulis freelance di berbagai media, cetak dan online. Concern pada isu kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi. Pegiat agribisnis dan ekonomi sektor informal. Bertempat tinggal di Yogyakarta.